Kandungan & khasiat K-Muricata

K-Muricata dikomposisikan dari ekstrak daun sirsak dan keladi tikus. Keduanya memiliki senyawa anti-kanker terbaik di dalam Acetogenins dan Ribozome Inactivating Proteins (Rips). Keduanya dapat membasmi sel-sel kanker sampai ke akarnya, serta menghambat dan mencegah pembentukan sel-sel kanker yang baru. Karena khasiatnya yang besar, kedua tanaman ini masuk dalam daftar 10 tanaman obat pelawan sel kanker yang direkomendasikan oleh guru besar ITB dalam Rapat Pleno Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).

Daun Sirsak

Lebih Kuat Obat Kemoterapi

Lebih dari 20 penelitian laboratorium telah mengkonfirmasi kemampuan anti-kanker daun sirsak yang sangat kuat. Penelitian-penelitian ini telah mengungkapkan bahwa daun sirsak dapat membunuh sel kanker pada 12 jenis kanker, termasuk Kanker Paru-paru.

Lebih jauh, penelitian-penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins yang sangat kuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker seperti halnya obat kemoterapi dari medis. Pernyataan ini pernah dimuat dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1997 dalam Journal of Medicinal Chemistry oleh Cancer Centers of America.

Dr. Jerry McLaughlin dari Universitas Purdue Amerika Serikat bersama Prof. Dr. Soelaksono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi Institut Teknologi Bandung mengatakan bahwa daun sirsak mengandung annomuricin E., senyawa kelompok acetogenins. Dari 14 jenis acetogenins, 13 diantaranya berpotensi menghambat multi-drug resistance (MDR) pada sel kanker  dengan cara menghambat kinerja pembentukan ATP (Adenosin Trifosfat)-Energi oleh mitokondria pada sel kanker.

Kelebihan lainnya dari Acetogenins yaitu pada cara kerjanya, yang hanya membunuh sel kanker dan bukan sel sehat. Hal ini jelas bertolak belakang jika dibandingkan dengan semua perawatan konvensional, baik itu kemoterapi maupun terapi radiasi yang tidak saja membunuh sel kanker, namun juga sel yang sehat. Dalam jurnal dan makalah yang diterbitkan oleh The Health and Sciences Institute, dengan jelas mengatakan bahwa daun sirsak tidak berbahaya dan tidak memiliki efek samping, sehingga sangat aman digunakan dalam mengobati penyakit kanker.

Keladi Tikus

Mengandung Senyawa Rips

Tanaman keladi tikus pertama kali diteliti sebagai tanaman obat oleh Prof. Dr.Chris KHTeo Dip Agric (M) BSc Agric (Hons) (M) MS PhD yang juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Prof Chris Teo meneliti ekstrak tanaman ini menunjukkan khasiatnya dalam membantu detoksifikasi jaringan darah, selain itu senyawa Rips juga menghasilkan mediator yang merangsang penguatan sel dalam sistem kekebalan tubuh untuk membasmi sel kanker.

Didalam keladi tikus terkandung senyawa Ribozome Inactiviting Protein (Rips) yang berfungsi untuk melemahkan pertumbuhan sel kanker,  menghambat pertumbuhan sel kanker dan mematikan sel kanker tanpa mengganggu sistem disekitarnya.

Menurut Prof Dr Chris K.H. Teo, MS, PhD, yang telah meneliti Keladi Tikus sejak tahun 1995, bahwa ribuan orang penderita kanker dari stadium awal ( stadium 1 dan stadium 2 ) hingga pasien kanker stadium lanjut ( stadium 3 dan stadium 4 ) dari berbagai penjuru dunia berhasil terbantukan oleh tanaman keladi tikus ini.

Penelitian lainnya yang dilakukan di Amerika Serikat oleh Cancer Institute of New Jersey, sebuah tim yang dipimpin oleh Dr. Khaw Voon Chin, Associate Professor Kedokteran dan Farmakologi membuktikan bahwa ekstrak keladi tikus berfungsi secara efektif sebagai anti tumor jinak dan anti kanker.

Dr. Dyah Iswantini, M.Agr.Sc, seorang Peneliti dari Pusat Studi Biofarmaka yang melakukan eksperimen terhadap tanaman keladi tikus, menyimpulkan ekstrak tanaman keladi tikus dapat berfungsi sebagai penghambat enzim tirosin kinase, dimana enzim ini memiliki peranan penting terhadap tumbuh kembang sel kanker di dalam tubuh manusia.

Ketika acetogenin dan Rips berpadu maka akan menghasilkan efek anti kanker yang sangat kuat, dibandingkan jika masing-masing senyawa ini bekerja sendirian.

Perpaduan antara daun sirsak dan keladi tikus adalah harapan baru bagi penderita penyakit Kanker Paru, karena selain berfungsi untuk mengatasi kanker, juga dapat mencegah munculnya sel kanker baru.

K-Muricata diproduksi oleh PT.Phytesindo Biotek dengan ijin POM TR 163 295 431, serta memiliki sertifikasi halal dari MUI

Harga paket obat herbal kanker Paru

Rp 1.150.000

Paket 10 Hari

  • 1 Box Mazon B (Isi 30 Sachet)
  • 1 Box K-Muricata (Isi 30 Sachet)

Rp 3.250.000

Paket 1 Bulan

  • 3 Box Mazon B
  • 3 Box K-Muricata
  • Total Diskon Rp 200.000
  • Free Ongkir Jawa, Sumatra, Bali

Rp 6.300.000

Paket 2 Bulan

  • 6 Box Mazon B
  • 6 Box K-Muricata
  • Total Diskon Rp 600.000
  • Free Ongkir Jawa, Sumatra, Bali

Hubungi Kami Segera :

PHONE

0815-6777-7778
0817-180-870

WhatsApp

0815-6777-7778